Text
Dewi Anggraeni: Si Putri Karandan
Raja Jenggala berniat menjodohkan putranya, Raden Panji Saputra, dengan Dewi Sekartaji, puth Kerajaan Kediri. Namun, Raden Panji Saputra telah mempunyai kekasih, yaitu Dewi Anggraeni, putri Kerajaan Karandan. Raja tidak surut dengan niatnya, sang Raja berusaha untuk menghalangi hubungan antara putranya dan Dewi Anggraeni. Untuk itu, Raja menugasi Raden Panji Brajanata untuk membunuh Dewi Anggraeni. Namun, Dewi Anggraeni mengetahui niat Raden Panji Brajanata sehingga ia bunuh diri dengan menusukkan keris milik Raden Panji Brajanata ke dadanya.rnrnRaden Panji sangat sedih dan murka ketika menemukan jenazah kekasihnya di hutan Lodaya dengan keris tertancap di dadanya. Sementara itu, saudara-saudara Dewi Anggraeni di Kerajaan Karandan pun murka. Mereka menyerang Kerajaan Jenggala. Putri Sekartaji yang kebetulan sedang ada di negeri Jenggala turut berperang.rnrnDia berhadapan dengan Dewi Kirana, kakak Dewi Anggraeni. Namun, sungguh aneh, setiap Dewi Kirana mau menyerang Dewi Sekartaji, dalam diri Dewi Sekartaji terlihat ada Dewi Anggraeni. Sebaliknya, Dewi Sekartaji pun, seolah enggan untuk menyerang Dewi Kirana. Dia merasa bahwa Dewi Kirana adalah kakaknya sendiri. Rupanya ruh Dewi Anggraeni merasuk kepada Dewi Sekartaji. Akhirnya, Raden Panji Saputra dapat mencintai Dewi Sekartaji sebagaimana dia mencintai Dewi Anggraeni.
| B01956 | 813 SUW D | Lemari B (7) | Tersedia |
| B01957 | 813 SUW D | Lemari B (7) | Tersedia |
| B01958 | 813 SUW D | Lemari B (7) | Tersedia |
| B01959 | 813 SUW D | Lemari B (7) | Tersedia |
| B01960 | 813 SUW D | Lemari B (7) | Tersedia |
| B01961 | 813 SUW D | Lemari B (7) | Tersedia |
| B01962 | 813 SUW D | Lemari B (7) | Tersedia |
| B01963 | 813 SUW D | Lemari B (7) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain